Pekanbaru

Korban Pemukulan Aksi di DPRD Riau, Mahasiswa UMRI Dijenguk Plt Gubernur SF Hariyanto

SEPUTAR KAMPUS Rabu, 24 Juni 2026 - 16:29 WIB  |    Reporter : Maudhi NC   Redaktur : Fithriady Syam  
Korban Pemukulan Aksi di DPRD Riau, Mahasiswa UMRI Dijenguk Plt Gubernur SF Hariyanto

Plt Gubri SF Hariyanto membesuk mahasiswa UMRI Lutfhi Suhaz, korban pemukulan oleh OTK saat aksi demonstrasi di depan DPRD Riau, yang sedang menjalani perawatan di RS Awal Bros Pekanbaru, Rabu (24/6/2026). (Dok Diskominfotik Riau)

PEKANBARU – Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto, menunjukkan kepeduliannya dengan membesuk langsung Lutfhi Suhaz, mahasiswa Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) yang tengah terbaring sakit. Korban saat ini sedang menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit (RS) Awal Bros Pekanbaru, pada Rabu (24/6/2026).

Lutfhi Suhaz merupakan salah seorang mahasiswa yang menjadi korban aksi kekerasan dan pemukulan oleh Orang Tidak Dikenal (OTK). Peristiwa tragis tersebut dialaminya saat tengah melakukan penyampaian aspirasi atau demonstrasi di depan Gedung DPRD Provinsi Riau, Jalan Jenderal Sudirman, pada Senin (22/6/2026) lalu.

Kehadiran Plt Gubernur Riau tersebut bermaksud untuk melihat langsung kondisi kesehatan fisik terkini sang mahasiswa setelah menjadi korban penganiayaan.

Plt Gubri juga ingin memberikan dukungan moral secara langsung kepada korban maupun pihak keluarga yang mendampingi di rumah sakit.

"Hari ini, kami Pemerintah Provinsi Riau membesuk salah seorang anak kami yang menjadi korban pemukulan OTK. Kami mendoakan agar anak kami ini bisa cepat sehat, pulih seperti sedia kala, dan dapat kembali beraktivitas di kampus," kata SF Hariyanto.

Tidak sekadar datang menjenguk, dalam kesempatan tersebut Plt Gubri SF Hariyanto bersama jajaran juga menyalurkan sejumlah bantuan nyata. Penyerahan bantuan ini dipersiapkan untuk menjamin penanganan medis korban berjalan lancar tanpa terkendala masalah finansial.

Adapun paket bantuan yang diserahkan langsung di ruang perawatan tersebut meliputi uang sagu hati, penanggungan penuh biaya pengobatan selama di RS Awal Bros, hingga bantuan jaminan pendidikan. Langkah penyerahan donasi ini merupakan hasil sinergi nyata antara Pemprov Riau bersama Kepolisian Daerah (Polda) Riau.

"Sebagai bentuk kepedulian kami, Pemprov dan Polda Riau menyerahkan bantuan ini. Kami berharap bantuan yang diberikan dapat meringankan pengobatan anak kami, dan pihak keluarga juga diberikan kesabaran serta ketabahan dalam menghadapi ujian ini," sebut SF Hariyanto menjelaskan.

Sementara itu, terkait dengan pengusutan kasus kekerasan di muka umum tersebut, Plt Gubri menegaskan bahwa dirinya menyerahkan segala proses hukum kepada pihak berwajib. Ia meyakini aparat penegak hukum dapat bekerja secara profesional untuk mengidentifikasi dan menangkap para pelaku penganiayaan.

"Mengenai segala proses hukum dan penyelesaian tindak kekerasan ini, kami dari jajaran pemerintah menyerahkan sepenuhnya kepada aparat penegak hukum. Biar pihak kepolisian yang akan bekerja dan menyelesaikan persoalannya hingga tuntas," pungkas SF Hariyanto menutup keterangannya. (MNC/MCR)

Laporan : Maudhi NC
Redaktur : Fithriady Syam





Berita Lainnya