Dumai
Sabet 7 Gelar dan Tiket Nasional Apresiasi GTK, Pendidik Kuansing Buktikan Kualitas
Kontingen GTK Kuantan Singingi sukses mendominasi ajang Apresiasi GTK Riau 2026 dengan menyapu bersih tujuh kategori juara, Kota Dumai, Rabu (4/11/2026). (Dok Pemkab Kuansing)
KUANSING – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan dunia pendidikan Kabupaten Kuantan Singingi. Kali ini, para Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Kuantan Singingi sukses mencuri perhatian dengan memborong prestasi dalam ajang Apresiasi GTK tingkat Provinsi Riau tahun 2026.
Tidak tanggung-tanggung, tujuh gelar juara berhasil dibawa pulang dari berbagai kategori yang diperlombakan.
Puncak apresiasi yang diselenggarakan oleh Balai Guru dan Tenaga Kependidikan (BGTK) Provinsi Riau tersebut berlangsung di Kota Dumai, Rabu (4/11/2026).
Kegiatan ini diikuti oleh peserta dari berbagai kabupaten dan kota se-Provinsi Riau sebagai bentuk penghargaan terhadap guru dan tenaga kependidikan yang telah menunjukkan karya transformatif, inovasi, serta dedikasi nyata dalam dunia pendidikan.
Dari sejumlah kategori yang diperlombakan, GTK asal Kuantan Singingi berhasil menorehkan prestasi gemilang, yakni:
Juara 1 Kepala SMA Transformatif diraih Elniyeti, S.Pd., M.M., M.Pd., selaku Kepala SMA Negeri Pintar Provinsi Riau.
Juara 1 Guru Transformatif SMP diraih Dita Lestari Evriza, M.Pd., dari SMP Negeri 5 Singingi Hilir.
Juara 1 Guru Dedikatif SLB diraih Putri Sari Farepi, S.Pd., dari SLBN Kuantan Singingi.
Juara 1 Pamong Belajar Transformatif diraih Riyani Carolina, S.Pd., dari SKB Kuantan Singingi.
Juara 1 Tenaga Kependidikan Transformatif disabet Melki Putra, dari SMKN 2 Teluk Kuantan.
Juara 3 Guru SMA Transformatif diraih Widya Agustina, S.Pd., dari SMA Negeri 1 Kuantan Hilir.
Juara 3 Guru SMA Dedikatif diraih Iis Tatoatun, M.Pd.
Prestasi ini semakin istimewa karena empat orang diantaranya akan dipercaya mewakili Provinsi Riau untuk berkompetisi pada ajang Apresiasi GTK tingkat nasional, yakni Elniyetti, S.Pd., M.M., M.Pd. (Kepala SMAN Pintar), Putri Sari, S.Pd. (SLBN Kuansing), Riyani Carolina, S.Pd. (SKB Kuansing), serta Dita Lestari Evriza, S.Pd. (SMPN 5 Singingi Hilir).
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kuantan Singingi sekaligus Ketua PGRI Kabupaten Kuantan Singingi, Herizon, S.Pd., M.M., mengapresiasi dan bangga atas capaian luar biasa tersebut.
Menurutnya, prestasi ini merupakan bukti bahwa guru dan tenaga kependidikan Kuantan Singingi memiliki potensi, kreativitas, serta daya saing yang patut diperhitungkan.
"Saya ucapkan selamat untuk para pemenang yang telah mengharumkan nama Kuantan Singingi. Kita sangat bersyukur atas perolehan ini. Semoga setiap tahun selalu ada peningkatan," ungkapnya.
Keberhasilan ini bukanlah hasil yang diperoleh secara instan. Sejak awal, menurutnya, proses persiapan, seleksi, hingga pembinaan para peserta telah difasilitasi dan didampingi oleh PGRI Kabupaten Kuantan Singingi.
Dukungan tersebut menjadi bagian penting dalam mempersiapkan para GTK agar mampu menampilkan karya dan praktik terbaiknya di tingkat provinsi.
Sekretaris PGRI Kabupaten Kuantan Singingi, Lismadi, S.Pd., M.M., yang didampingi Bendahara PGRI, Alpandri, S.Pd., M.M., juga mengungkapkan rasa syukur atas hasil perjuangan bersama tersebut.
"Alhamdulillah, akhirnya perjuangan PGRI tidak sia-sia dalam mendampingi dan membina para guru di Kuantan Singingi untuk selalu memberikan karya terbaiknya bagi pendidikan," ujarnya.
Sementara itu, Halmaheri, M.Pd selaku Ketua Panitia Pelaksana Seleksi dan Pembinaan Tingkat Kabupaten, mengaku bangga menyaksikan langsung proses perjuangan para peserta sejak tahap awal hingga mencapai hasil membanggakan di tingkat provinsi.
"Saya menjadi saksi perjuangan guru-guru, mulai dari seleksi tingkat kabupaten sampai pada tahap pembinaan dan seleksi tingkat provinsi. Akhirnya, perjuangan tersebut terbayar dengan perolehan yang sangat gemilang ini. Terima kasih kami ucapkan kepada semua pihak yang telah membantu," tuturnya.
Capaian tujuh gelar juara ini menjadi bukti bahwa kualitas pendidikan tidak hanya dibangun melalui fasilitas dan kebijakan, tetapi juga melalui kreativitas, inovasi, dedikasi, serta semangat para pendidik dan tenaga kependidikan untuk terus bertumbuh.
Lebih dari sekadar penghargaan, keberhasilan ini diakuinya menjadi energi baru bagi dunia pendidikan Kuantan Singingi untuk terus melahirkan GTK yang inspiratif, adaptif, dan transformatif.
"Sebab, di balik pendidikan yang maju, selalu ada guru-guru hebat yang tidak pernah berhenti belajar, berkarya, dan mengabdi," katanya. (MNC/SP)



















