Pekanbaru

Basmi Banjir, Pemko Pekanbaru Gandeng UIN Suska & Unri Bangun Waduk Baru

DAERAH Rabu, 04 November 2026 - 14:36 WIB  |    Reporter : Maudhi NC   Redaktur : Fithriady Syam  
Basmi Banjir, Pemko Pekanbaru Gandeng UIN Suska & Unri Bangun Waduk Baru

Wakil Wali Kota Pekanbaru, Markarius Anwar. (Dok Pemko PKU)

PEKANBARU – Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru mulai menggandeng sejumlah instansi dan perguruan tinggi untuk menyiapkan lahan yang berpotensi dijadikan waduk penampungan air.

Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari upaya mengoptimalkan kawasan resapan air, atau catchment area, guna mengatasi persoalan banjir dan genangan di sejumlah wilayah.

Salah satu instansi yang telah menyatakan kesiapan menyediakan lahan adalah Universitas Islam Negeri (UIN) Suska Riau. Pihak kampus tersebut telah menyiapkan lahan seluas kurang lebih dua hektare yang berpotensi dimanfaatkan sebagai waduk.

Wakil Wali Kota Pekanbaru Markarius Anwar mengatakan, Pemko Pekanbaru telah berkoordinasi dengan sejumlah instansi yang memiliki lahan tidak tergarap, tetapi selama ini berfungsi sebagai kawasan tangkapan air.

Lahan tersebut nantinya akan dimaksimalkan kembali melalui pengerukan dan penataan agar mampu menampung limpasan air hujan.

“Jadi, kemarin kita sudah koordinasi dengan beberapa instansi yang memiliki lahan yang selama ini tidak tergarap, tetapi menjadi catchment area. Ini akan kita maksimalkan lagi sebagai kawasan tangkapan air, artinya perlu digali dan seterusnya,” kata Markarius, Rabu (4/11/2026).

Markarius menyebutkan, lahan sekitar dua hektare yang disiapkan UIN Suska Riau menjadi salah satu lokasi potensial untuk pembangunan waduk. Namun, sebelum direalisasikan, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) diminta melakukan pengecekan teknis terhadap kondisi lahan tersebut.

Pengecekan terutama menyangkut elevasi atau ketinggian lahan. Hal ini penting untuk memastikan waduk nantinya benar-benar bisa menampung aliran air dari kawasan sekitar, bukan hanya mengatasi genangan di lingkungan kampus.

"Saya sudah perintahkan PU untuk mengecek apakah elevasinya sesuai untuk ditempatkan waduk. Jangan-jangan posisinya tinggi. Kalau tinggi, tentu percuma. Kita ingin waduk itu bisa sekaligus menampung air dari daerah sekitarnya," jelasnya.

Selain UIN Suska Riau, Pemko Pekanbaru juga akan menindaklanjuti kerja sama dengan Universitas Riau (Unri). Kerja sama tersebut diharapkan dapat mendukung pengalihan aliran air di kawasan Tuah Madani menuju lokasi penampungan yang telah direncanakan.

Pemko juga telah mengidentifikasi sejumlah lokasi potensial lainnya, termasuk di Kecamatan Tenayan Raya dan beberapa kecamatan lain yang rawan mengalami genangan maupun banjir.

Di sisi lain, Markarius menyebutkan, Pemko Pekanbaru juga mulai memetakan kebutuhan penanganan banjir hingga tingkat kelurahan. Seluruh lurah telah ditugaskan mengidentifikasi wilayah rawan genangan sekaligus menyusun daftar kebutuhan penanganannya.

Untuk pengerjaan yang memungkinkan dilakukan secara manual, Pemko akan memanfaatkan tenaga Tim Lestari, Operasional dan Pemeliharaan (OP) Dinas PUPR, maupun Perkim. Sementara itu, penanganan yang membutuhkan peralatan berat akan didukung dengan alat yang telah disiagakan di Dinas PUPR.

"Kita sudah tugaskan lurah-lurah untuk memetakan wilayahnya dan membuat daftar kebutuhannya. Kalau bisa menggunakan tenaga manusia, kita manfaatkan Tim Lestari atau OP di PUPR maupun Perkim. Kalau tidak bisa, tentu membutuhkan alat," pungkasnya. (MNC/SP)

Laporan : Maudhi NC
Redaktur : Fithriady Syam





Berita Lainnya