Pekanbaru
Perdana, Prof Jimmi Copriady Daftar Calon Rektor Unri Periode 2026-2030
Prof Dr Jimmi Copriady menjadi bakal calon pertama yang mendaftar dan menyerahkan dokumen ke Panitia di Gedung Rektorat. Saat mendaftar, ia turut didampingi belasan pendukungnya dari berbagai fakultas, termasuk mantan Dekan FKIP Dr Isjoni. (DOK HUMAS UNRI/FS)
PEKANBARU – Tahapan pemilihan Rektor Universitas Riau (Unri) di mulai. Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Riau Prof Dr Jimmi Copriady MSi mendaftar sebagai bakal calon Rektor Unri periode 2026-2030, Kamis (7/5/2026).
Prof Dr Jimmi Copriady menjadi bakal calon pertama yang mendaftar dan menyerahkan dokumen ke Panitia di Gedung Rektorat. Saat mendaftar, ia turut didampingi belasan pendukungnya dari berbagai fakultas, termasuk mantan Dekan FKIP Dr Isjoni.
Berkas pendaftaran Jimmi Copriady diterima oleh panitia pemilihan Rektor yaitu Prof Dr dr Ismawati M Biomed dan Prof Dr Mahdum MPd.
Kita telah menerima dokumen pendaftaran atas nama bapak Prof Dr Jimmi Copriady. Ini merupakan bakal calon Rektor Unri pertama yang mendaftar," kata Prof Dr dr Ismawati.
Sementara itu Prof. Dr. Jimmi Copriady, M.Si mengatakan dirinya maju pada pemilihan rektor periode 2016-2030 sebagai bentuk rasa hormat atas aspirasi dan kepercayaan kawan-kawan civitas Unri khususnya para senior dan para Dekan serta banyak pihak untuk bersama memperjuangkan untuk Unri lebih baik.
"Saya ikut dalam kontestasi pemilihan Rektor UNRI periode 2026-2030 ini juga merupakan bentuk tanggung jawab moral dan komitmen peradaban untuk memajukan pendidikan dan kesejahteraan masyarakat dengan menjadikan Unri sebagai Perguruan Tinggi Negeri yang Unggul dan bermartabat sesuai Visi Misi Unri 2035," cakapnya saat ditemui usai mendaftar.
Pada kesempatan itu Jimmi Copriady juga mengatakan bahwa ke depan dan seiring waktu, Unri akan menghadapi tantangan yang tidak sederhana terhadap perubahan zaman. Maka dibutuhkan kolaborasi Pentahelix yaitu unsur akademisi, pemerintah, dunia usaha, masyarakat dan media, dalam mewujudkan Visi UNRI 2035 melalui penguatan riset dan inovasi yang berdampak, layanan akademik yang beradaptasi dengan perkembangan pendidikan, Good University Goverment dalam tata kelola, ekosistem talenta yang prospektif bagi mahasiswa dan alumni serta penguatan jaringan kerjasama serta internasionalisasi.
"Itu semua tentu selaras dengan kebijakan Pemerintah sehingga mampu mengangkat reputasi Unri sebagai solusi terhadap dinamika masyarakat," ujarnya lagi.
Program strategis tersebut tentunya akan diimplementasikan dalam kebersamaan segenap komponen Unri. Kebersamaan para Dekan dengan memberikan ruang kreatifitas kepada setiap fakultas sesuai karakter dan potensinya seperti bidang sain, sosial, humaniora dan Enginering.
Kebersamaan seluruh Fakultas dan unit bersama Rektorat adalah modal kuat untuk mewujudkan impian bersama mengantarkan Unri sebagai PTN yang Unggul dan bermartabat sebagaimana Visi Misi Unri.
"Tetapi universitas tidak bisa mengembangkan kebudayaan sendirian dalam mengajar ilmu pengetahuan, maka oleh sebab itu diperlukan kolaborasi pentahelix dalam rangka menghasilkan karya riset yang berguna bagi masyarakat," ungkapnya.
Di akhir wawancara ia mengatakan Universitas Riau tidak hanya menghasilkan lulusan yang berkompeten tetapi juga harus melahirkan sarjana yang berkompeten dan berpengalaman.
Untuk diketahui pendaftaran calon Rektor Unri periode 2026-2030 telah dibuka sejak 4 Mei hingga 21 Mei 2026 mendatang. Selanjutnya penetapan calon Rektor diumumkan pada 3 Juni.
Pada tanggal 8 Juli 2026 penyampaian visi, misi, dan program kerja calon Rektor, dan Penetapan calon rektor. Tanggal 9 Juli Tahap penyaringan (screening) oleh kementerian, dan pemilihan rektor pada tanggal 5 Agustus 2026. (HFS/SP)

















