Provinsi Riau

BNPB Kirim Helikopter Water Bombing ke Riau, Gempur Karhutla dari Udara

RIAU Jumat, 27 Maret 2026 - 09:59 WIB  |    Reporter : Maudhi NC   Redaktur : Fithriady Syam  
BNPB Kirim Helikopter Water Bombing ke Riau, Gempur Karhutla dari Udara

Helikopter water bombing bantuan BNPB dikerahkan untuk memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah Riau yang masih dilanda titik api dan asap tebal. (Dok Diskominfotik Riau)

PEKANBARU – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau mendapatkan bantuan satu unit helikopter water bombing dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Helikopter tersebut langsung digunakan untuk penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang saat ini masih melanda Riau.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Riau, M. Edy Afrizal, melalui Kabid Kedaruratan dan Logistik, Jim Gafur, mengatakan helikopter water bombing tersebut bertipe Airbus AS332C1 Super Puma dengan registrasi PK-DAN.

“Satu helikopter water bombing bantuan dari BNPB telah tiba di Riau. Helikopter tersebut langsung digunakan untuk melakukan pemadaman karhutla di Kota Dumai,” katanya, pada Kamis (26/3/2026).

Lebih lanjut, ia mengatakan saat ini masih terdapat beberapa lokasi karhutla yang dalam proses pemadaman. Di Kabupaten Pelalawan, terdapat dua titik, yakni di Desa Merbau, Kecamatan Bunut, dan Desa Pulau Muda, Kecamatan Teluk Meranti. Pada kedua lokasi tersebut, masih terdapat titik api sehingga dilakukan pemadaman.

Di Kota Dumai terdapat lima titik karhutla yang tersebar di beberapa wilayah. Di antaranya berada di Kelurahan Mundam, Kecamatan Medang Kampai, dengan kondisi masih terdapat titik api dan asap tebal sehingga dilakukan pemadaman dan pendinginan. Selain itu, di Kelurahan Tanjung Palas, Kecamatan Dumai Timur, terdapat tiga titik dengan kondisi masih terdapat api dan asap tebal, sehingga dilakukan pemadaman darat dan udara. Sementara di Kelurahan Teluk Makmur, Kecamatan Medang Kampai, kondisi terpantau berasap tipis dan dilakukan pendinginan.

Di Kabupaten Siak terdapat satu titik karhutla, yakni di Kampung Tasik Betung, Kecamatan Sungai Mandau. Pada lokasi tersebut masih terdapat titik api dan asap tebal sehingga dilakukan pemadaman. Sementara itu, di Kabupaten Indragiri Hulu terdapat satu titik yakni di Desa Sekip Hilir, Kecamatan Rengat, dengan kondisi masih terdapat titik api dan dilakukan pemadaman.

“Untuk Kabupaten Indragiri Hilir juga terdapat satu titik yakni di Desa Simpang Kateman, Kecamatan Pelangiran. Kondisinya masih terdapat titik api dan asap sehingga dilakukan pemadaman dan pendinginan. Serta di Kabupaten Bengkalis terdapat enam titik api, yaitu di Kecamatan Rupat sebanyak empat titik, Kecamatan Rupat Utara satu titik, dan Kecamatan Bengkalis satu titik,” paparnya. (MNC/MCR)

Laporan : Maudhi NC
Redaktur : Fithriady Syam





Berita Lainnya