Kota Pekanbaru

Sudah Lebaran! Muhammadiyah di Pekanbaru Rayakan Idulfitri 1447 H dan Gelar Salat Id Pagi Ini

RIAU Jumat, 20 Maret 2026 - 21:00 WIB  |    Reporter : Maudhi NC   Redaktur : Fithriady Syam  
Sudah Lebaran! Muhammadiyah di Pekanbaru Rayakan Idulfitri 1447 H dan Gelar Salat Id Pagi Ini

Ilustrasi Masyarakat Melaksanakan Solat Id. (Foto Istimewa)

PEKANBARU – Sejak pukul 06.40 WIB, ratusan masyarakat Muhammadiyah mulai memadati Masjid Taqwa Muhammadiyah di Jalan Garuda Sakti KM 1, Kecamatan Tuah Madani, Kota Pekanbaru, untuk melaksanakan salat Idulfitri 1447 Hijriah, Jumat (20/3/2026).

Pelaksanaan ibadah tersebut merupakan tindak lanjut dari keputusan Majelis Tarjih dan Tajdid PP (Pimpinan Pusat) Muhammadiyah yang menetapkan 1 Syawal 1447 Hijriah jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026.

Penetapan tersebut didasarkan pada kriteria Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT) yang telah diputuskan dalam Musyawarah Nasional XXXII Tarjih Muhammadiyah.

Adapun yang bertindak sebagai imam yakni Frengky Oktoranda, sementara khatib disampaikan oleh Drs. H. Akmal. Ibadah dimulai pukul 07.35 WIB dalam suasana pagi yang cerah.

Usai pelaksanaan salat, Drs. H. Akmal menyebutkan bulan Ramadan seharusnya dapat menjadi momentum bagi umat Islam untuk berubah ke arah lebih baik.

"Setelah menjalani ibadah puasa selama 1 bulan, seharusnya kita telah berubah menjadi lebih baik. Dapat melangkahkan kaki kepada arah yang lebih baik, tangan dapat digunakan untuk tujuan yang lebih baik, dan mulut dapat mengucapkan hal yang lebih baik," ujarnya.

Dengan kebiasaan ibadah selama Ramadan tersebut, diharapkan umat Islam dapat terus mengamalkan kegiatan baik dan meningkatkan kualitas ibadah.

"Dengan apa yang telah kita jalani, semoga kita termasuk dalam orang-orang yang bertakwa. Dan segala ibadah yang kita jalani selama Ramadan, dapat terus kita amalkan, sehingga kita dapat meningkatkan kualitas ibadah setelah Ramadan ini," ungkapnya.

Ia juga berpesan agar para jemaah dapat mendidik keluarga untuk mengamalkan isi  Al-Qur'an sebagai pedoman hidup umat Muslim. Menurutnya, kitab suci tersebut merupakan penyempurna dari kitab-kitab sebelumnya.

"Al-Qur’an menjadi penyempurna dari kitab dari sebelumnya, mari kita yakini bahwa ia sebagai petunjuk, mari kita pelajari, dalami, dan amalkan isi dan kandungannya," katanya.

"Mari kita ramaikan masjid yang baru kita bangun ini dengan anak-anak yang paham Al-Qur’an, agar tercipta generasi yang memahami dan mengamalkan kandungannya pada kehidupan sehari-hari. Sehingga dapat menjauhi kita dari perbuatan keji dan mungkar," pungkasnya. (MNC/MCR)

Laporan : Maudhi NC
Redaktur : Fithriady Syam





Berita Lainnya