Pekanbaru

SPMB SD Negeri Pekanbaru Rampung, Masih Tersisa 3.350 Kursi di 108 Sekolah

PENDIDIKAN Sabtu, 04 Juli 2026 - 18:03 WIB  |    Reporter : Maudhi NC   Redaktur : Fithriady Syam  
SPMB SD Negeri Pekanbaru Rampung, Masih Tersisa 3.350 Kursi di 108 Sekolah

Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru mencatat masih terdapat 3.350 kuota SD Negeri yang belum terisi dan dapat dimanfaatkan calon murid yang belum lolos SPMB. (Foto Istimewa)

PEKANBARU – Pemerintah Kota Pekanbaru telah mengumumkan hasil Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tingkat Sekolah Dasar (SD) Negeri Tahun Ajaran 2026/2027. 

Dari total kapasitas daya tampung yang disediakan pemerintah sebanyak 12.861 kursi, jumlah pendaftar kumulatif yang masuk mencapai 9.750 anak. 

Dari total capaian verifikasi tersebut, sebaran berdasarkan jalur masuk didominasi oleh Jalur Domisili sebanyak 9.220 siswa, Jalur Afirmasi (keluarga kurang mampu) sebanyak 384 siswa, dan Jalur Mutasi perpindahan orang tua sebanyak 146 siswa.

"Guna memastikan hak pendidikan setiap anak terpenuhi secara merata dan berkeadilan, Dinas Pendidikan mencatat saat ini masih terdapat sisa kuota daya tampung sebanyak 3.350 kursi yang tersebar di 108 Sekolah Dasar Negeri di berbagai kecamatan," kata Plt Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru, Alek Kurniawan, Sabtu (4/7/2026).

Adapun rincian sebaran sisa kuota sebanyak 3.350 kursi di 108 sekolah per kecamatan yang dapat dimanfaatkan masyarakat adalah: 

Binawidya: 6 sekolah, 53 kuota

Bukit Raya: 8 sekolah, 184 kuota

Kulim: 4 sekolah, 78 kuota

Lima Puluh: 13 sekolah, 515 kuota

Marpoyan Damai: 12 sekolah, 227 kuota

Payung Sekaki: 9 sekolah, 326 kuota

Pekanbaru Kota: 3 sekolah, 45 kuota

Rumbai: 9 sekolah, 319 kuota

Rumbai Barat: 1 sekolah, 17 kuota

Rumbai Timur: 3 sekolah, 129 kuota

Sail: 6 sekolah, 287 kuota

Senapelan: 11 sekolah, 569 kuota

Sukajadi: 8 sekolah, 296 kuota

Tenayan Raya: 13 sekolah, 302 kuota

Tuah Madani: 2 sekolah, 3 kuota

"Para calon murid yang tidak lolos SPMB bisa melakukan pendaftaran untuk pemenuhan kuota sekolah yang tersisa," terangnya.

Alek menegaskan dan menggaransi bahwa seluruh rangkaian pelaksanaan SPMB tahun ini diselenggarakan secara terbuka, akuntabel, dan 100 persen gratis tanpa ada pungutan biaya apa pun. 

Kebijakan ini diambil demi menjaga marwah dunia pendidikan serta meringankan beban ekonomi masyarakat luas.

Masyarakat atau wali murid juga diimbau dengan sangat tegas untuk tidak memercayai oknum, calo, maupun pihak tidak bertanggung jawab mana pun yang menjanjikan kelulusan ke SD Negeri tertentu dengan meminta imbalan sejumlah uang. 

"Jika masyarakat menemukan, melihat, atau mengalami praktik kecurangan berupa pungli, Pemko Pekanbaru meminta masyarakat untuk segera melapor secara resmi ke Inspektorat Kota Pekanbaru atau Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Riau," pungkasnya. (MNC/SP)

Laporan : Maudhi NC
Redaktur : Fithriady Syam





Berita Lainnya