Sumbar
Ikut Pulihkan Ekonomi Sumbar Pasca Bencana, FPK Unri Kirim Tim Mahasiswa
Tim akan bertugas selama satu bulan di Nagari Koto Kaciak, Kabupaten Agam, Sumatera Barat (Sumbar), untuk membantu pemulihan ekonomi masyarakat pascabencana. (Foto Istimewa)
SUMBAR - Fakultas Perikanan dan Kelautan (FPK) Universitas Riau (Unri) resmi memberangkatkan tim mahasiswa dalam misi pemberdayaan masyarakat melalui program "Budidaya Perikanan Skala Mikro Terintegrasi (BPSMT) Berbasis Kolaborasi Masyarakat".
Tim ini akan bertugas selama satu bulan di Nagari Koto Kaciak, Kabupaten Agam, Sumatera Barat (Sumbar), untuk membantu pemulihan ekonomi masyarakat pascabencana.
Program yang didanai oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi ini mengusung misi penguatan ekonomi biru melalui integrasi teknologi budidaya dan digitalisasi.
Tim dipandu oleh dosen pembina Rizki Oktavian SPi MSi selaku ketua pengusul, dan dikoordinasikan oleh Bintang Adrian, mahasiswa Manajemen Sumberdaya Perairan sekaligus Ketua BEM FPK Unri.
"Kami membawa solusi konkret berupa sistem Akuaponikdamber (Akuaponik dalam Ember) Resirkulasi yang dirancang efisien untuk lahan terbatas di wilayah pascabencana," kata Rizki Oktavian seperti dilansir cakaplah.com, Selasa (3/1/2026).
Inovasi ini tidak hanya menghasilkan ikan, tetapi juga tanaman sayuran secara simultan menggunakan prinsip biofilter alami, sehingga sangat aplikatif bagi masyarakat non-teknis.
Sementara itu, Bintang Adrian menjelaskan, selain aspek produksi, program ini memperkenalkan ekosistem BPSMT-DIGIFISH. Di mana tim mahasiswa akan mendampingi dua mitra utama, yakni Pokdarwis Sirantiah dan UMKM Cita Rasa, dalam menerapkan rantai nilai perikanan hulu-hilir berbasis digital.
"Kami akan membantu mitra dalam branding produk olahan, pembuatan business plan, hingga perluasan jangkauan pasar melalui e-commerce dan QR code," kata Bintang.
Kegiatan ini diharapkan mampu memberikan dampak signifikan, termasuk target peningkatan kuantitas produk dan perluasan pasar hingga 110 persen bagi kelompok masyarakat sasaran.
Melalui kolaborasi ini, FPK UNRI berkomitmen mendukung capaian Sustainable Development Goals (SDGs) dalam upaya pengentasan kemiskinan dan kelaparan melalui kemandirian pangan berbasis perikanan.
Program ini merupakan inisiatif pemberdayaan yang melibatkan mahasiswa lintas prodi dari BEM FPK UNRI untuk mentransfer pengetahuan sains dan teknologi tepat guna langsung kepada masyarakat yang membutuhkan. (MNA/SP)



















