Pekanbaru

93 PNS Unri Terima Satyalancana Karya Satya di HUT ke-81 RI

SEPUTAR KAMPUS Selasa, 18 Agustus 2026 - 13:43 WIB  |    Reporter : Maudhi NC   Redaktur : Fithriady Syam  
93 PNS Unri Terima Satyalancana Karya Satya di HUT ke-81 RI

Rektor Unri Prof. Dr. Sri Indarti menyerahkan tanda kehormatan Satyalancana Karya Satya kepada PNS di lingkungan Universitas Riau pada peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Senin (17/8/2026). (Dok IKA Unri)

PEKANBARU — Sebanyak 93 Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Universitas Riau (Unri) menerima tanda kehormatan Satyalancana Karya Satya pada peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Senin (17/8/2026).

Penghargaan tersebut diserahkan Rektor Unri Prof. Dr. Sri Indarti, S.E., M.Si. usai pelaksanaan upacara kemerdekaan di halaman Gedung Rektorat Kampus Bina Widya.

Dari total penerima, sebanyak 16 orang mendapatkan Satyalancana Karya Satya atas pengabdian selama 30 tahun, 35 orang untuk masa pengabdian 20 tahun, serta 42 orang atas pengabdian selama 10 tahun.

Penyerahan penghargaan menjadi salah satu rangkaian peringatan kemerdekaan yang mengusung tema “Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur”.

Dalam kesempatan tersebut, Sri Indarti juga bertindak sebagai pembina upacara sekaligus membacakan teks Proklamasi Kemerdekaan RI. Dalam amanatnya yang membacakan sambutan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Prof. Brian Yuliarto, ia menekankan pentingnya perguruan tinggi mengambil peran dalam memperkuat kemandirian bangsa.

“Tugas kita adalah meneruskan kemerdekaan dengan membangun kemandirian untuk kesejahteraan bangsa,” ujar Sri Indarti.

Menurutnya, peran perguruan tinggi tidak berhenti pada menghasilkan sumber daya manusia yang unggul. Kampus juga dituntut melahirkan riset, teknologi, dan inovasi yang mampu memberikan solusi terhadap persoalan masyarakat.

“Perguruan tinggi tidak hanya dituntut untuk menghasilkan manusia-manusia yang unggul, tetapi juga harus hadir dengan riset dan teknologi yang dapat menjawab kebutuhan masyarakat,” katanya.

Sri Indarti menambahkan, penguatan kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, dunia industri, dan masyarakat menjadi bagian penting dalam mendorong lahirnya inovasi.

“Negara maju selalu ditopang oleh penguasaan teknologi dan inovasi. Untuk itu kampus harus berkolaborasi dengan pemerintah, industri, dan masyarakat untuk kemajuan bangsa,” tuturnya.

Ia kemudian mengajak seluruh sivitas akademika Unri memperkuat kebersamaan dan tekad dalam mengisi kemerdekaan melalui kontribusi nyata di bidang pendidikan, riset, teknologi, dan pengabdian kepada masyarakat.

“Mari rapatkan barisan, satukan kepalan tangan, dan bulatkan tekad untuk Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur,” pungkasnya. (MNC/SP)

Laporan : Maudhi NC
Redaktur : Fithriady Syam





Berita Lainnya