Provinsi Riau

Hujan Guyur Riau, BPBD Minta Daerah Siaga Potensi Banjir

NEWS Sabtu, 16 Mei 2026 - 15:40 WIB  |    Reporter : Maudhi NC   Redaktur : Fithriady Syam  
Hujan Guyur Riau, BPBD Minta Daerah Siaga Potensi Banjir

Kepala BPBD Damkar Riau, M. Edy Afrizal. Curah hujan yang merata di Riau membantu memadamkan karhutla sekaligus membuat BPBD mengingatkan daerah agar waspada terhadap potensi banjir. (Dok BPBD Riau)

PEKANBARU – Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBD Damkar) Provinsi Riau terus meningkatkan koordinasi dengan BPBD kabupaten/kota se-Riau untuk memantau kondisi kebencanaan di masing-masing daerah. Langkah ini dilakukan menyusul meningkatnya curah hujan di sejumlah wilayah di Riau dalam beberapa waktu terakhir.

Kepala BPBD Damkar Riau, M. Edy Afrizal, mengatakan bahwa dalam beberapa hari terakhir hujan turun cukup merata di wilayah Provinsi Riau. Kondisi tersebut turut membantu memadamkan sejumlah titik kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang sebelumnya terjadi di beberapa daerah.

Sebelumnya, karhutla sempat dilaporkan terjadi di Kabupaten Rokan Hilir dan Pelalawan. Menindaklanjuti laporan tersebut, tim gabungan segera melakukan upaya pemadaman, baik melalui jalur darat maupun udara. Proses pemadaman juga terbantu dengan turunnya hujan di wilayah terdampak.

“Untuk karhutla sudah nihil, beberapa daerah yang sebelumnya sempat terjadi karhutla saat ini sudah padam. Hujan belakangan ini terjadi cukup merata di wilayah Riau,” katanya.

Sementara itu, meski hujan mengguyur sejumlah wilayah di Riau, hingga saat ini pihak BPBD Damkar Riau belum menerima laporan adanya daerah yang terdampak banjir. Meski demikian, pihaknya mengimbau BPBD kabupaten/kota untuk tetap siaga.

“Belum ada yang melaporkan terjadi banjir, tapi mungkin permukaan air sungai ada yang mengalami kenaikan tapi belum terjadi banjir. Kami minta untuk tetap waspada, jika memerlukan bantuan bisa segera melaporkan ke BPBD Riau,” imbaunya. 

Pihaknya juga sempat mendengar bahwa di Kabupaten Kuansing sempat terjadi kenaikan permukaan air sungai Kuantan. Namun, kondisi tersebut tidak berlangsung lama dan saat ini sudah kembali normal.

“Sungai Kuantan di Kuansing sempat dilaporkan naik permukaan airnya. Tapi tidak lama dan sekarang sudah normal kembali,” ujarnya. (MNC/MCR)

Laporan : Maudhi NC
Redaktur : Fithriady Syam





Berita Lainnya