Kota Pekanbaru

Catat Kemajuan Baru, RSUD Arifin Achmad Operasi Bypass Jantung Tanpa Mesin Pengganti Jantung-Paru

NEWS Sabtu, 09 Mei 2026 - 17:25 WIB  |    Reporter : Maudhi NC   Redaktur : Fithriady Syam  
Catat Kemajuan Baru, RSUD Arifin Achmad Operasi Bypass Jantung Tanpa Mesin Pengganti Jantung-Paru

Tim dokter spesialis BTKV RSUD Arifin Achmad bersama dokter pendamping dari RS Jantung Harapan Kita Jakarta saat melakukan operasi bypass jantung tanpa Heart Lung Machine, Pekanbaru, Jumat (8/5/2026). (Dok Diskominfotik Riau)

PEKANBARU – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Arifin Achmad Provinsi Riau kembali mencatat perkembangan layanan kesehatan dengan keberhasilan melakukan operasi bypass jantung menggunakan teknik off pump atau tanpa mesin pengganti kerja jantung dan paru-paru.

Operasi tersebut dilakukan oleh tim dokter spesialis Bedah Toraks, Kardiak, dan Vaskular (BTKV) RSUD Arifin Achmad yang dipimpin dr. Hariadi Hatta, Sp.BTKV, bersama tim bedah jantung. Proses operasi turut mendapat supervisi dari dr. Wirya Ayu Graha, Sp.BTKV, Subsp.JD(K), dokter spesialis dari RS Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita Jakarta, pada Jumat (8/5/2026).

dr. Hariadi menjelaskan teknik off pump merupakan metode operasi bypass jantung tanpa menggunakan Heart Lung Machine atau mesin pengganti fungsi jantung dan paru-paru.

“Dengan teknik ini kami melakukan operasi bypass saat jantung masih berdetak,” ujarnya.

Menurutnya, pada teknik off pump, jantung pasien tetap bekerja dan darah tetap mengalir selama proses operasi berlangsung. Tim bedah hanya menggunakan alat khusus untuk menstabilkan bagian jantung yang dioperasi.

Ia menyebut prosedur tersebut membutuhkan tingkat ketelitian dan keahlian tinggi karena proses penjahitan pembuluh darah dilakukan ketika jantung masih bergerak.

“Teknik ini membutuhkan keahlian tinggi karena kita menjahit saat jantung masih berdetak,” katanya.

Hariadi menjelaskan penggunaan teknik off pump memiliki sejumlah kelebihan, di antaranya risiko komplikasi pasca operasi lebih rendah dan proses pemulihan pasien lebih cepat. Selain itu, teknik ini juga dinilai dapat menurunkan risiko strok karena tidak menyentuh pembuluh darah aorta selama tindakan operasi.

Sementara itu, operasi bypass menggunakan Heart Lung Machine tetap diperlukan untuk kasus-kasus tertentu, seperti pembuluh darah yang terlalu kecil atau mengalami sumbatan berat di beberapa bagian.

Di RSUD Arifin Achmad, kedua metode operasi bypass tersebut kini sudah dapat dilakukan sesuai kondisi pasien.

Dokter spesialis Bedah Toraks, Kardiak, dan Vaskular (BTKV) RS Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita, Wirya Ayu Graha, menilai teknik off pump merupakan metode yang lebih modern dengan risiko gagal ginjal dan stroke pasca operasi yang lebih rendah.

Ia juga mengapresiasi kesiapan sarana prasarana serta kekompakan tim medis di RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau.

“Pelayanan jantung yang cukup baik dan lengkap sudah bisa didapatkan di RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau,” ujarnya. (MNC/MCR)

Laporan : Maudhi NC
Redaktur : Fithriady Syam





Berita Lainnya