Pekanbaru

Daya Tampung SMP Negeri di Pekanbaru Minus 6.000 Kursi, Pemko Libatkan Sekolah Swasta

PENDIDIKAN Senin, 08 Juni 2026 - 11:21 WIB  |    Reporter : Maudhi NC   Redaktur : Fithriady Syam  
Daya Tampung SMP Negeri di Pekanbaru Minus 6.000 Kursi, Pemko Libatkan Sekolah Swasta

Wakil Wali Kota Pekanbaru, Markarius Anwar. Pemko Pekanbaru menyiapkan kerja sama dengan 31 sekolah swasta untuk mengatasi kekurangan sekitar 6.000 kursi SMP negeri pada tahun ajaran 2026/2027. (Foto Istimewa/Dok Pemko PKU)

PEKANBARU – Wakil Wali Kota Pekanbaru, Markarius Anwar, mengungkapkan bahwa daya tampung SMP negeri di Kota Pekanbaru masih belum mampu mengakomodir seluruh lulusan SD pada tahun ajaran 2026/2027.

Pemerintah Kota Pekanbaru, katanya mencatat masih terdapat kekurangan sekitar 4.000 kursi yang harus dicarikan solusi agar seluruh anak tetap dapat melanjutkan pendidikan.

Menurut Markarius, jumlah lulusan SD di Pekanbaru setiap tahun jauh lebih besar dibandingkan kapasitas penerimaan siswa baru di SMP negeri.

Berdasarkan data yang dimiliki pemerintah daerah, terdapat selisih sekitar 6.000 siswa antara jumlah lulusan SD dan daya tampung SMP negeri yang tersedia.

"Lulusan SD kita itu banyak, sementara daya tampung SMP kita tidak sesuai dengan jumlah lulusan yang lebih besar. Ada selisih kurang lebih 6.000 anak," kata Markarius.

Untuk mengatasi persoalan tersebut, Pemko Pekanbaru menyiapkan skema kerja sama dengan sekolah swasta guna menampung siswa yang tidak diterima di SMP negeri.

Pemerintah juga akan memberikan dukungan pembiayaan bagi siswa dari keluarga kurang mampu yang melanjutkan pendidikan di sekolah swasta.

"Bagaimana kerja sama dengan sekolah-sekolah swasta, bagi anak-anak kita yang tidak mampu nanti tetap kita biayai dari pemerintah. Yang penting jangan ada anak-anak kita yang tidak sekolah," ujarnya.

Markarius menyebutkan, saat ini terdapat 31 SMP swasta di Pekanbaru yang telah menyatakan kesiapan untuk membantu menampung siswa yang tidak tertampung di sekolah negeri.

Langkah tersebut menjadi solusi jangka pendek sambil pemerintah terus meningkatkan kapasitas layanan pendidikan.

"Kemarin sudah dirintis, ada 31 sekolah swasta yang siap menampung anak-anak kita tingkat SMP. Mudah-mudahan tidak ada lagi anak yang putus sekolah karena tidak bisa masuk sekolah," katanya.

Meski demikian, kehadiran sekolah swasta diperkirakan belum sepenuhnya mampu menutup kekurangan daya tampung. Pemerintah masih memperkirakan terdapat sekitar 4.000 kuota yang perlu mendapatkan solusi tambahan pada pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ini.

Sebagai langkah jangka panjang, Pemko Pekanbaru juga tengah mempersiapkan pembangunan Unit Sekolah Baru (USB) melalui program Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) yang telah mendapat persetujuan dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. 

Kehadiran sekolah baru tersebut diharapkan dapat mengurangi kesenjangan antara jumlah lulusan SD dan ketersediaan kursi SMP pada tahun-tahun mendatang.

Pelaksanaan SPMB SMP Negeri Kota Pekanbaru Tahun Ajaran 2026/2027 dijadwalkan berlangsung pada 21 hingga 25 Juni 2026 secara daring.

Sebelum pendaftaran dibuka, calon murid diwajibkan mengikuti tahapan verifikasi dan validasi data yang telah dimulai sejak awal Juni. (MNC/SP)

Laporan : Maudhi NC
Redaktur : Fithriady Syam





Berita Lainnya