Jakarta

Mendagri Tito Karnavian Bidik Efek Ekonomi Piala Dunia 2026, Daerah Diminta Aktif Gelar Nobar

NASIONAL Sabtu, 13 Juni 2026 - 15:45 WIB  |    Reporter : Maudhi NC   Redaktur : Fithriady Syam  
Mendagri Tito Karnavian Bidik Efek Ekonomi Piala Dunia 2026, Daerah Diminta Aktif Gelar Nobar

Mendagri Muhammad Tito Karnavian mengajak pemerintah daerah memperbanyak kegiatan nonton bareng Piala Dunia 2026 guna mendorong pertumbuhan ekonomi lokal dan UMKM, Jakarta, Jumat (12/6/2026). (Dok Antara)

JAKARTA – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) RI Muhammad Tito Karnavian mengimbau daerah menggelar nonton bareng (nobar) pertandingan Piala Dunia 2026 guna menggerakkan perekonomian daerah sekaligus memberikan hiburan bagi masyarakat.

Menurut Tito, antusiasme masyarakat Indonesia terhadap sepak bola, khususnya ajang internasional seperti Piala Dunia, dapat dimanfaatkan untuk mendorong aktivitas ekonomi di berbagai sektor.

“Saya pernah dinas di Indonesia bagian timur, pernah jadi kapolda di Papua, saya pun mengikuti bahwa di sana itu lebih ramai lagi (perayaan Piala Dunia),” kata Tito, dikutip dari Antara, Sabtu (13/6/2026).

Pernyataan tersebut disampaikan seusai menerima kunjungan Direktur Utama LPP TVRI Tubagus Fiki Chikara Satari di Kantor Pusat Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Jakarta, Jumat (12/6/2026).

Tito mengatakan berbagai aktivitas ekonomi biasanya tumbuh selama penyelenggaraan Piala Dunia. Aktivitas tersebut mulai dari produksi atribut pendukung, penjualan jersey, penyelenggaraan nonton bareng, hingga meningkatnya transaksi pelaku usaha kuliner.

“Ini peluang untuk menggerakkan ekonomi,” ujar Tito.

Ia menilai kegiatan nobar yang digelar di berbagai daerah dapat menjadi sarana bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, Dan Menengah (UMKM) untuk meningkatkan pendapatan.

Berbagai bentuk perayaan yang dilakukan masyarakat saat mendukung tim favoritnya juga dinilai berpotensi mendorong perputaran ekonomi lokal.

“Kita akan sampaikan kepada seluruh daerah untuk memperbanyak nonton bareng memanfaatkan memancing UMKM untuk bergerak dan lain-lain, tapi tetap harus menjaga keamanan dan ketertiban,” jelasnya.

Selain itu, Tito mengapresiasi keberhasilan TVRI memperoleh hak siar Piala Dunia 2026. Menurutnya, capaian tersebut menjadi peluang besar bagi TVRI untuk memperkuat posisinya sebagai media arus utama.

Adapun Piala Dunia 2026 berlangsung mulai 11 Juni hingga 19 Juli 2026. (MNC/SP)

Laporan : Maudhi NC
Redaktur : Fithriady Syam





Berita Lainnya