Kabupaten Kampar

Intensitas Hujan Tinggi Sebabkan Banjir Bandang di Kampar Kiri Hulu, 8 Desa Terdampak

DAERAH Sabtu, 04 April 2026 - 13:41 WIB  |    Reporter : Maudhi NC   Redaktur : Fithriady Syam  
Intensitas Hujan Tinggi Sebabkan Banjir Bandang di Kampar Kiri Hulu, 8 Desa Terdampak

Banjir bandang merendam permukiman warga di Kampar Kiri Hulu akibat meluapnya Sungai Subayang setelah hujan deras mengguyur wilayah hulu. (Dok Diskominfotik Riau)

PEKANBARU – Sebanyak delapan desa di Kecamatan Kampar Kiri Hulu, Kabupaten Kampar, terdampak banjir bandang pada Rabu (01/4/2026) lalu. Banjir terjadi akibat tingginya intensitas hujan di wilayah hulu Sungai Subayang yang menyebabkan sungai meluap.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran Riau, Edy Afrizal mengatakan, delapan desa yang terdampak banjir bandang tersebut yaitu Desa Aur Kuning, Desa Tanjung Belit, Desa Gema, Desa Ludai, Desa Kebun Tinggi, Desa Koto Lama, Desa Terusan, dan Desa Subayang Jaya.

Banjir juga melanda Kecamatan Kampar Kiri yakni Desa Kuntu, Desa Padang Sawah, dan Desa Teluk Paman.

“Akibat banjir bandang ini ada rumah warga di bibir sungai yang terbawa arus. Namun, saat ini kondisi air sudah surut dan berada di bawah bibir sungai,” katanya.

Ia menambahkan, meskipun kondisi banjir telah berangsur surut, pihaknya masih terus menjalin koordinasi dengan pemerintah daerah melalui BPBD Kampar guna memantau perkembangan situasi di sepanjang aliran sungai tersebut.

“Kami tetap terus berkoordinasi dengan BPBD setempat untuk memantau kondisi muka air sungai. Jika diperlukan bantuan, silahkan hubungi BPBD Riau,” imbaunya.

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Kampar, Azwan melalui Kepala Pusdalops PB (Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana), Adi Candra Lukita, menyampaikan bahwa banjir bandang terjadi karena curah hujan yang tinggi di wilayah hulu Sungai Subayang sehingga menyebabkan air sungai meluap ke permukiman warga.

Ia juga menambahkan bahwa banjir di wilayah Kampar Kiri Hulu umumnya cepat surut. Meski demikian, BPBD Kabupaten Kampar terus melakukan pemantauan di lokasi terdampak guna memastikan keselamatan warga serta memantau perkembangan situasi di lapangan. (MNC/MCR)

Laporan : Maudhi NC
Redaktur : Fithriady Syam





Berita Lainnya