Pekanbaru

Unri Optimalkan Kemitraan, Kerja Sama Kampus Tak Sekadar Tanda Tangan MoU

SEPUTAR KAMPUS Sabtu, 24 Oktober 2026 - 14:19 WIB  |    Reporter : Maudhi NC   Redaktur : Fithriady Syam  
Unri Optimalkan Kemitraan, Kerja Sama Kampus Tak Sekadar Tanda Tangan MoU

Universitas Riau menggelar Pelatihan Pengelolaan Kerja Sama Perguruan Tinggi di Hotel Royal Asnof, Pekanbaru, Jumat (23/10/2026). (Dok Unri)

PEKANBARU – Universitas Riau (Unri) memperkuat kapasitas pengelolaan kerja sama perguruan tinggi agar setiap kemitraan yang dibangun mampu memberikan manfaat nyata bagi pengembangan institusi dan pelaksanaan tridarma perguruan tinggi.

Upaya tersebut diwujudkan melalui Pelatihan Pengelolaan Kerja Sama Perguruan Tinggi Universitas Riau Tahun 2026 yang digelar di Hotel Royal Asnof, Pekanbaru, Jumat (23/10/2026).

Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja Sama, dan Sistem Informasi Unri, Dr. Ir. Sofyan Husein Siregar, M.Phil, saat membuka kegiatan tersebut menegaskan bahwa keberhasilan kerja sama tidak semata-mata ditentukan oleh jumlah dokumen perjanjian yang ditandatangani.

Lebih dari itu, setiap kemitraan harus menghasilkan program yang terlaksana dan berdampak bagi universitas, sivitas akademika, masyarakat, serta mitra.

Menurut Sofyan, pengelolaan kerja sama perlu dimulai dengan perencanaan yang matang dan berorientasi pada kebutuhan serta prioritas institusi. Dengan demikian, kemitraan yang dibangun dapat mendukung pengembangan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat secara terarah.

Ia juga menyoroti pentingnya evaluasi dan tindak lanjut terhadap setiap kerja sama. Langkah ini diperlukan untuk memastikan bahwa kemitraan tidak berhenti pada penandatanganan dokumen, tetapi berlanjut menjadi kegiatan konkret yang memberikan manfaat dan dapat dipertahankan secara berkelanjutan.

Selain itu, tata kelola administrasi kerja sama perlu diperkuat melalui penyusunan dokumen perjanjian yang tertib, koordinasi antarunit, serta pengelolaan data dan dokumentasi yang profesional, akuntabel, dan sesuai ketentuan.

“Pengelolaan kerja sama bukan hanya tanggung jawab satu unit, melainkan bagian dari upaya kolektif seluruh unsur Unri untuk membangun kemitraan yang berkualitas dan berdampak,” tegas Sofyan.

Ia berharap pelatihan tersebut dapat meningkatkan kemampuan peserta dalam mengelola seluruh tahapan kerja sama, mulai dari perencanaan, penyusunan dokumen, pelaksanaan, pemantauan, hingga evaluasi dan tindak lanjut.

Penguatan kapasitas ini diharapkan mendorong koordinasi yang lebih baik di lingkungan Unri sekaligus memastikan setiap kemitraan berkontribusi terhadap pencapaian tujuan institusi.

Pelatihan tersebut menghadirkan Kepala Bagian Evaluasi dan Kerja Sama pada Biro Perencanaan dan Kerja Sama, Sekretariat Jenderal Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek), Firman Hidayat, S.S., M.Si., serta Ketua Tim Kerja Sama Luar Negeri Kemdiktisaintek, Suryo Boediono, S.T., M.B.A., sebagai narasumber. (MNC/SP)

Laporan : Maudhi NC
Redaktur : Fithriady Syam





Berita Lainnya