Pekanbaru

Unri Kukuhkan Lima Guru Besar Baru, Kini Miliki 147 Profesor Aktif dari Berbagai Bidang

SEPUTAR KAMPUS Kamis, 15 Oktober 2026 - 14:16 WIB  |    Reporter : Maudhi NC   Redaktur : Fithriady Syam  
Unri Kukuhkan Lima Guru Besar Baru, Kini Miliki 147 Profesor Aktif dari Berbagai Bidang

Prosesi pengukuhan lima Guru Besar Universitas Riau berlangsung di Gedung Rektorat Unri, Pekanbaru, Rabu (14/10/2026). (Dok Unri)

PEKANBARU – Universitas Riau (Unri) mengukuhkan lima Guru Besar dari berbagai bidang keilmuan dalam upacara yang berlangsung di Gedung Rektorat Unri, Rabu (14/10/2026). Pengukuhan ini menambah jumlah Guru Besar aktif Unri menjadi 147 orang sekaligus memperkuat kapasitas akademik dan penelitian perguruan tinggi tersebut.

Rektor Unri, Prof. Dr. Sri Indarti, S.E., M.Si., mengatakan pengukuhan Guru Besar merupakan pencapaian akademik tertinggi bagi seorang dosen. Gelar tersebut menjadi bentuk pengakuan atas kompetensi, dedikasi, dan kontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat.

“Bertambahnya jumlah Guru Besar semakin memperkuat citra, reputasi, dan daya saing Unri di tingkat nasional maupun internasional,” ujarnya.

Ia berharap para Guru Besar yang dikukuhkan dapat menjadi penggerak kolaborasi lintas disiplin ilmu serta memperluas jejaring penelitian bersama industri, pemerintah, dan lembaga internasional.

Lima guru besar yang dikukuhkan berasal dari empat fakultas, yakni Fakultas Teknik, Fakultas Perikanan dan Kelautan, Fakultas Hukum, serta Fakultas Ekonomi dan Bisnis.

Dari Fakultas Teknik, Prof. Dr. Eng. Ir. Rahmat Iman Mainil, S.T., M.T., IPM., ASEAN Eng. dikukuhkan sebagai guru besar dengan kepakaran di bidang Energi Baru dan Terbarukan.

Sementara itu, Fakultas Perikanan dan Kelautan menyumbangkan dua guru besar, yakni Prof. Dr. Trisla Warningsih, S.Pi., M.Si. dengan kepakaran di bidang Ekonomi Sumber Daya, serta Prof. Dr. Indra Suharman, S.Pi., M.Sc. yang memiliki kepakaran di bidang Nutrisi Ikan.

Dari Fakultas Hukum, Prof. Dr. Emilda Firdaus, S.H., M.H. dikukuhkan sebagai guru besar dengan kepakaran di bidang Hukum Gender.

Adapun dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Prof. Yesi Mutia Basri, S.E., M.Si., Ak., CA., Ph.D. memiliki kepakaran di bidang Akuntansi Manajemen, khususnya Social Enterprise Accounting.

Keberagaman kepakaran tersebut dinilai membuka peluang lebih luas bagi Unri untuk mengembangkan penelitian kolaboratif yang mampu menjawab berbagai persoalan di masyarakat. Kajian di bidang energi terbarukan, sumber daya perikanan, nutrisi ikan, hukum gender, hingga akuntansi sosial memiliki ruang untuk dikembangkan menjadi inovasi dan solusi yang bermanfaat.

Penambahan jumlah Guru Besar juga diharapkan berdampak pada peningkatan mutu pendidikan, penguatan budaya riset, serta perluasan kerja sama akademik.

Dengan dukungan sumber daya manusia yang memiliki kepakaran di berbagai bidang, Unri berupaya memperkuat perannya dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan mendukung pembangunan berkelanjutan di Riau maupun tingkat nasional.

Pengukuhan ini menjadi momentum bagi Unri untuk terus membangun ekosistem akademik yang unggul dan kolaboratif, sekaligus mendorong hasil penelitian agar tidak hanya berkontribusi pada publikasi ilmiah, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi masyarakat. (MNC/SP)

Laporan : Maudhi NC
Redaktur : Fithriady Syam





Berita Lainnya